Belajar mengendarai mobil memang cukup sulit. Tetapi adanya tipe transmisi otomatis, tentu lebih memudahkan para pengendara mobil.

Bagi para pengendara, mobil matik terbilang lebih sederhana dan tidak terlalu sulit dioperasikan. Meski begitu, dibutuhkan penyesuaian dan pengetahuan bagi para pemula dan pengendara yang biasa menggunakan mobil manual. Ada beberapa tips mengemudi mobil matik bagi pemula yang layak untuk dipraktikkan seperti dilansir situs resmi Toyota.

Pertama, posisi dan urutan penggantian tuas transmisi adalah satu hal yang wajib dihafal. Bahkan harus dipahami hingga di luar kepala. Hal ini untuk menghindari kesalahan dalam mengganti tuas transmisi.

Setelah benar-benar hafal dan penggantian tuas transmisi sudah menjadi suatu kebiasaan, maka tidak akan ada lagi kasus salah memasukkan posisi tuas transmisi.

Kedua, biasakan untuk membebaskan kaki kiri dari pedal kopling. Pada mobil matik, hanya ada dua pedal yakni pedal gas dan pedal rem. Jadi jika kaki kiri masih belum bisa terbiasa bebas menginjak pedal, maka risiko yang mungkin terjadi adalah kesalahan menginjak rem saat rpm mobil naik.

Ketiga, pengendara juga harus membiasakan diri menginjak rem setiap kali akan mengganti transmisi. Hal ini bertujuan agar saat Anda sedang mengganti transmisi, mobil tidak akan berjalan dengan sendirinya.

Keempat, jika Anda sedang berkendara di wilayah yang penuh dengan tanjakan, sebaiknya Anda memindahkan transmisi pada posisi L atau 2.

Saat berada pada posisi ini, transmisi hanya akan bisa berpindah antara gigi satu dan dua saja. Selain itu, saat jalan menurun posisi ini juga berguna sebagai engine brake.

Terakhir, bagi pengendara penting untuk memahami fungsi tombol hold. Tombol ini sebenarnya merupakan fitur penguncian gigi dan dapat dioperasikan saat tuas berada pada posisi D.

Saat tombol diaktifkan, maka fitur ini akan mengunci mobil pada gigi dua dan tiga. Pada saat berkendara di dalam kota, fitur itu sangat membantu pengendara untuk lebih menghemat BBM
 
Top